Will Smith mengajariku:
Kendatipun setitik kebahagiaan tampak sangat kecil dan mustahil diperjuangkan bila dibandingkan dengan banyaknya penderitaan, jerih payah, kesedihan, matiraga, bahkan pengorbanan yang tidak sedikit untuk mencapainya; kebahagiaan itu perlu diperjuangkan sampai akhir. Apakah semua yang membuat senang dapat disebut dengan kebahagiaan? Tidak, kadang kebahagiaan yang sejati justru dirasakan sangat dalam pada saat kita merasa kebahagiaan itu tak mungkin kita raih lagi. Pada “waktunya itu” kita akan sadar bahwa itulah kebahagiaan yang kita cari dan dambakan. Itulah “pursuit of happi(y)ness“.



